Lempuyangan 27 Januari 2014

Tanggal 26 januari malam ingin rasanya aku tidur lebih cepat agar esok hari segera datang. Segala perlengkapan umtuk perjalanan panjang seperti pakaian, jas hujan, kamera, dan lain sebagainya sudah aku packing sedari sore di backpackku. Perjalanan panjang Jogja-Banyuwangi-Bali-Surabaya-Tuban-Jogja selama seminggu kedepan akan dimulai besok tanggal 27 Januari 2014 di Stasiun lempuyangan. Tiga tiket kereta api Sri Tanjung kelas ekonomi untukku, dan dua teman backpackerku Norman serta Septian sudah aku siapkan di dompetku.
Stasiun Lempuyangan, 27 Januari 2014 sekitar pukul 07.00 WIB aku sudah berada disana. Nampak Norman juga baru sampai disana bersama dengan ayahnya yang mengantar. Seperti biasa, Ia terlihat seperti Cak Lontong yakni dengan wajah nampak serius namun tingkah laku cenderung gayeng. Ternyata barang yang dibawanya lebih banyak, ia membawa backpack dan satu goddie bag berisi oleh – oleh katanya. Oleh – oleh itu akan diberikan kepada pemilik rumah yang akan kami singgahi di Banyuwangi. Satu lagi temanku Septian, ia menunggu kami di stasiun saerah Karang Anyar.
Tepat pukul 07.30 kereta kami berangkat, namun sebelum kereta berangkat kami berdua sempat kebingungan dengan tempat duduk kami. Hal itu dikarenakan kami berdua tak pernah naik kereta sebelumnya mungkin. Nomor tempat duduk kami ditempati seorang pria tua dengan posisi tertidur, karena kami berpikir “mungkin tempat duduknya bebas” maka kami duduk di kursi lain. Ternyata selang beberapa saat pemilik nomor kursi yang kami tempati mengatakan jika itu kursi mereka. Mengetahui hal tersebut, lantas kami kembali ke kursi dengan nomor yang kami booking dan membangunkan pria yang tertidur tadi. Dengan nada yang sama seperti orang yang meminta kursinya kepada kami tadi, aku bilang ke pria itu, “maaf pak ini sepertinya kursi yang kami booking” pria itu pun langsung menuju kursinya kembali sembari mengatakan “maaf dek”. Kami berdua pun meletakkan tas di atas. Sekitar 2 atau 3 jam, kereta api sampai di karang Ayar, dan Septian pun bergabung. Terlihat, dia membawa tas lebih kecil dari kami berdua. Selain itu, dia membawa Power Bank hand Madenya entah dengan daya berapa namun yang jelas ukuran fisiknya sebesar kardus setrika.
Salah satu hal yang paling diingat dalam perjalanan itu yakni wanita yang duduk berhadapan denganku di kereta. Mungkin ini yang membuat waktu berjalan begitu cepat di selama perjalanan kereta. Awalnya, 3 jam awal kami tak saling berkenalan atau bahkan saling sapa basa basi. Ia nampak asyik berbincang dengan teman lelaki sebelahnya yang mungkin pacarnya. Sampai di salah satu stasiun setelah Karang Anyar , aku lupa namanya, Norman dan Septian turun untuk mencari sesuatu untuk dimakan. Aku masih tetap di kereta, karena aku penasaran akhirnya aku mulai membuka obrolan dengan wanita depanku beserta pria yang menamninya. Awalnya kami berkenalan, Shidqa namanya dan ternyata dia satu almamater Universitas denganku, ia anak Matematika murni 2013. Kami pun mulai memiliki satu bahasan topik pembicaraan yang sama. Oh iya, sedangkan pria yang bersamanya aku lupa namnya, Shidqa hanya bilang jika dia teman satu SMA dan kebetulan dari daerah asal yang sama jadi pulang bersama. Sekitar 30 menit kami berbincang, kereta siap untuk berangkat., Norman dan Septian pun naik dan kembali ke tempat duduk mereka. Selang beberapa saat kereta berjalan, nampak Shidqa tertidur di tempat duduknya. Aku kemudian membuka handphoneku dan mengirimkan pesan BBM ke Norman dan Septian “Nama cewek depanku Shidqa, anak matematika 2013.” Dengan nada bercanda di BBM, mereka berdua malah membicarakan raut wajah Shidqa ketika tertidur. Sekitar sejam ia terbangun, Septian pun membuka pembicaraan sambil berkenalan. Kami pun mulai berbincang banyak hal lagi, mulai dari masalah kuliah, sampai tempat wisata di Bali dan Banyuwangi.
Sesampainya di Stasiun Gubeng Surabaya, kereta cukup lama berhenti kami pun menuju mushola untuk beribadah. Selesai shalat, kami naik kembali ke kereta. Aku baru ingat jika aku membawa kartu poker di tas, akhirnya kami berempat, Aku, Shidqa, Septian, dan Norman bermain poker untuk membunuh waktu perjalanan. Mungkin karena melihat Shidqa asyik bermain kartu dengan kami, pria yang duduk di sebelahnya tadi pindah tempat duduk ke tempat duduk dengan orang yang sepertiny ia kenal. Disinilah ketika bermain poker, Norman baru berkenalan dengan Shidqa. Sekitar dua jam kami main poker, sepertinya mulai membosankan dan kamipun mengakhiri.
Selain Shidqa, satu lagi yang membuat perjalanan semakin menarik, yaitu seorang wanita paru baya beserta menantu dan cucunya yang duduk di sebeleh Norman yang naik dari Stasiun Gubeng. Mereka bertiga sangat hangat, dan akrab dengan kami. Sang wanita paru baya bilang jika dia menjemput menantunya yang baru datang dari Manado pulang kampung. Sang Wanita paru bayu itu bercerita banyak hal kepada kami bertiga seperti sudah saling kenal sejak lama. Cucunya pun juga menjadi bagian menarik dalam cerita perjalanan ini, tingkah lakunya yang lucu dengan logat khas Surabayanan menjadi hal menarik. Berdasar cerita si menantu, ia dan suaminya beserta anak tinggal di Surabaya, di rumah pun menggunakan logat Surabayanan meskipun ia wanita Manado. Sehingga anaknya pun mengikuti logat orang tuanya.
Tak terasa kami sudah hamper sampai di Banyuwangi, ternyata kami bertiga, Shidqa, dan wanita paru baya beserta menantu dan cucunya turun di stasiun yang sama yakni Ronggojampe. Agar tetap menjaga komunikasi karena satu universitas, aku pun bertukar nomor handphone dengan Shidqa. Sesampainya di Ronggojampe, kami pun turun. Terlihat bahwa pria yang bersama Shidqa tadi membantu Shidqa menurunkan barang bawaannya, karena ia turun di stasiun selanjutnya. Sedangkan kami membantu menurunkan barang bawaaan wanita paru baya, beserta menantu dan cucunya dari kereta. Setelah semua barang turun, kami akhirnya berpisah. Namun nampak di pintu keluar, Toni sudah menjemput. Iya kami tidur di rumah Ayah Toni di Banyuwangi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s