Meniru Gaya Hidup Straight Edge

249172_10150997103408676_303916805_n

Mungkin bagi kebanyakan orang awam mendengar kata Straight Edge mereka masih belum tahu menahu tentang hal tersebut. Namun bagi penggemar music cadas, kata Straight Edge sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Sebelum membahas lebih lanjut tentang apa itu straight edge, pandangan orang awam tentang music cadas pasti selalu berhubungan dengan hal hal negative. Mulai dari “merokok, alcohol, drugs, dan free sex” bahkan pada music rock n roll cukup terkenal dengan sebuah jargon , “sex, drugs, and rock n roll”. Di tengah berbagai pandangan negative dari masyarakat mengenai music cadas, muncul sebuah nama yang disebut dengan Straight Edge sebagai penengah dari pandangan masyarakat mengenai gaya hidup penggemar music cadas.

Straight Edge adalah gaya hidup (life style) yang bersikap abstain terhadap pengkonsumsian alkohol, rokok, drugs dan free sex. Gaya hidup Straight Edge mencoba untuk memberikan alternatif baru di scene punk/hardcore yang sempat identik dengan kebiasaan mabuk dan berakhir rusuh. Ya, paham Straight Edge memang lahir dari komunitas punk/hardcore. Berawal dari lagu yang berjudulu “Straight Edge” dari band Minor Treath tahun 1981. Sang frontman, Ian Mackaye memiliki pandangan bahwa harus ada perubahan positif di scene punk/hardcore. Isi lirik dalam lagu Straight Edge intinya adalah ada hal yang lebih baik daripada mabuk dan mengkonsumsi narkoba lalu berakhir ‘tumbang’ di acara konser. Sampai akhirnya judul lagu tersebut dijadikan gaya hidup bagi mereka yang sepaham dengan isi dari liriknya. Ide tentang Straight Edge juga sebenarnya sudah ada di dalam lagu-lagu band protopunk tahun 70′an yakni The Modern Lovers. Namun untuk istilah Straight Edge sendiri memang di adaptasi dari judul lagu Minor Threat. Pada awalnya paham Straight Edge berkembang di wilayah Washington D.C dan New York, sampai akhirnya berkembang juga di Canada.

Seiring berjalannya waktu, Straight Edge mulai berkaitan dengan perihal pergerakan animal rights, vegan dan vegetarian. Hampir semua band di akhir tahun 1980an di Amerika dan Kanada menyuarakan tentang Animal Right. Namun bukan berarti juga bahwa seorang vegan/vegetarian itu adalah seorang Straight Edge, begitu juga sebaliknya. Menjadi vegan/vegetarian bukanlah sebuah keharusan di dalam gaya hidup Straight Edge. Vegan dan vegetarian hanya bagian dari perkembangan Straight Edge itu sendiri dan semua kembali kepada pilihan masing-masing. Disini juga perlu ditekankan kembali bahwa Straight Edge juga bukanlah sebuah agama. Straight Edge hanyalah sebuah motivasi hidup untuk tidak merusak diri sendiri dengan mengkonsumsi zat-zat yang dianggap berbahaya untuk diri sendiri. Dan penyikapannya kembali kepada kontrol individu.

Gaya hidup Straight Edge ini harusnya dapat dicontoh oleh banyak orang, tidak terbatas hanya untuk pecinta music cadas, karena gaya hidup Straight Edge mengajarkan pada hidup positif dengan tidak mendzolimi diri sendiri dengan berbagai tindaakn bodoh yang merugikan seperti merokok, mabuk alcohol, dan drugs, serta free sex yang beresiko menularkan berbagai penyakit kelamin.

So guys, Stay Positive! Keep Discipline, Resistance, Commitment, Conviction, and Persistance!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s