Suaranya Cantik, Secantik Orangnya

GambarAwal Bulan Juni, dengan hari – hari libur menjelang ujian akhir semester.

Hari – hari sore seperti biasa, melakukan rutinitas selama dua bulan yang mulai menjenuhkan.

Berangkat dari rumah pukul empat sore dan kembali pukul 12 malam bahkan terkadang sampai lebih.

Serasa hari sangat pendek, ketika rutinitas yang sama terus menerus sepanjang hari.

Bangun jam 11 siang, kemudian pergi pukul 4 sore.

Ya begitulah aku di awal Juni.

Lima Jam tidak cukup untuk mengobati kejenuhan

Saat rasa jenuh mencapai klimaks.

Sosok itu datang.

memang Tuhan tahu apa yang kurisaukan.

Dia mengirim salah satu makhluk terindah ciptaan-Nya di saat yang tepat.

Awalnya hanya sebatas tertarik.

Tak lama rasa mengagumi tak dapat dihindarkan.

Walau pertemuan dengannya dapat dihitung dengan jari.

Namun itu sudah cukup menggetarkan hatiku.

Suaranya yang cantik, dengan Paras yang cantik.

Aku hanya bisa diam – diam mencuri pandangan kepadanya

Setiap kali nada – nada indah terlantun dari bibir mungilnya.

Setiap kali kedua mata ini menatap paras cantiknya.

Oh Tuhan, Jangan berakhir.

Kalimat yang selalu terucap dalam hati.

Ketika Jenuh telah hilang.

Ternyata Dia juga menghilang.

Semua berakhir.

Lantunan suaramu yang cantik.

Pesona parasmu yang cantik.

Akan sulit aku temukan lagi.

Yaa, jenuhku hilang berkatmu.

Tapi berganti dengan rasa lain.

Rasa rindu akan sosokmu yang cukup menyiksa.

Wanita baruku.

Suaranya cantik, secantik orangnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s