NIAGA HUKUM INDONESIA

eki5

Indonesia merupakan sebuah Negara yang mengatas namakan dirinya sebagai sebuah Negara hukum. Artinya  negara hukum adalah Negara yang berdiri di atas hukum yang menjamin keadilan kepada warga negaranya yang mana keadilan tersebut merupakan syarat bagi tercapainya kebahagiaan hidup untuk warga Negara dan sifat keadilan itu perlu diajarkan rasa susila kepada setiap manusia agar dapat membuat warganegara suatu bangsa menjadi baik.

Namun pada kenyataannya, keadilan atas hak hukum sering sekali dilalaikan. Tindak diskriminasi masih sangat sering terjadi dalam permasalahan penegakkan hukum di Negara yang mengatasnamakan dirinya Negara hukum ini. Bagaimana tidak, marak sekali kasus besar yang dialami oleh petinggi Negara yang menggeroti uang rakyat sampai trilluan rupiah dibiarkan begitu saja dan seolah – olah penangannya dibuat santai oleh para penegak hukum. Sedangkan, kasus yang melibatkan rakyat kecil dan hanya hal sepele bahkan langsung dijatuhi hukuman bagi tersangkanya contohnya saja ada seorang nenek yang mencuri sebuah kakao, nenek itu langsung dijatuhi hukuman trail besi atau seorang bocah yang mencuri sandal polisi yang hampir saja dipenjarakkan. Mungkinkah memang uang yang bicara didepan hukum?

Lembaga – lembaga penegak hukum pun di Negara ini pun banyak sekali yang bermaslah, mulai dari Polisi sampai Pengadilan. Notabennya polisi sebagai pengayom masyarakat justru membuat masyrakat takut, selain itu petinggi – petinggi nakal POLRI juga tidak segan menerima uang suap. Kasus yang terbongkar terakhir mengenai pengadaan alat simulator SIM menjadi tamparan yang menyakitkan untuk kepolisian, Polisi yang harusnya menegakkan aturan hukum justru malah melalaikannya. Pun dengan Pengadilan, mulai dari tingkat bahwa smpai mahkamah tidak pernah lepas dari mafia hukum didalmnya. Banyak sekali kasus penyuapan yang terbongkar di Pengadilan, hakim yang harusnya tegas dan bijaksana dalam memberikkan putusan justru malah kedapatan menerima suap dari tersangka untuk meringankan hukuman. Begitu pun dengan para jaksa di pengadilan. Tidak hanya sampai di pengadilan, Lembaga Pemasyarakatan pun tak lepas dari “hukum uang” , kita lihat beberapa waktu yang lalu ketika Menkumhan melakukan sidak mendadak di sebuah Lapas, Menkumhan mendapati penjara salah satu terdakwa kasus korupsi bak kamar Hotel berbintang 5. Di dalamnya terdapat semua fasilitas mulai dari tempat tidur empuk, AC, internet, dan bahkan salon perwatan pribadi.

Huh, sungguh ironi sekali penegakkan hukum di negeri ini. Para lembaga penegak hukum yang jelas – jelas tugas mereka untuk menegakkan hukum justru malah melumpuhkannya. Hukum bisa diperjual belikkan dengan pundi – pundi rupiah.  Kini yang berlaku di negeri ini, bukan lagi keadilan di depan hukum, tapi keadilan didepan uang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s